Talk About Love Yukkkkk

Minggu, 05 Februari 2012
Gambar by : Google.com

Dari judulnya gw yakin puastiiiiii banyakkkk buangettt dah yang bakal baca postingan kali ini, khususnya cewe-cewe neh yang demen ama LoPhE"aN #Alayabis. Sesuai judul dudul di atas, kali ini gw akan mensharingkan sedikit pengetahuan gue tentang seluk beluk dunia percintaan. Kata orang : "Sharing is caring". Panggil saya pakar cintamatika (bukan cinta matematika yah!).

Falling in love is an emotion
Love is a decision

Sesuai postingan sebelumnya, gw sengaja BUANGET menggunakan huruf miring agar supaya terlihat bijak seperti petapa tua dari gunung sinai. Hmmm, kira-kira kalo di Indonesiakan kata-katanya akan menjadi seperti ini.

Jatuh cinta adalah perasaan
Mencintai adalah keputusan

Eng ing eng... tingkat kekerenan menurun drastis. Perekonomian dunia hancur. Harga saham turun sebanyak 99%. Emas jadi lebih murah daripada kayu.

Kalo elu mencintai, elu otomatis jatuh cinta atau suka dan bla bla bla lainnya kalimat-kalimat yang intinya isinya begitu.

Akhirnya gw mulai sedikit mengerti penjelasan ilmiah dibalik kalimat-kalimat ini. Postingan kali ini akan sedikit rumit, so bagi yang tidak suka berfikir saya sarankan untuk tidak membaca lebih lanjut =P. Tapi jika ingin sedikit menambawah wawasan, silahkan lanjutkan membaca =)

Okeeeeeee... Sebelom gw menjelaskan mengenai kalimat ini. Gw mau bertanya kepada para pembaca neh yang meskipun gw ga bakal bisa tau juga jawabannya.

"Apa sih yang bisa bikin elo jatuh cinta sama seseorang?"
TIPS : Ada di postingan gw yang sebelomnya yang berjudul "BH"

Oke, mungkin diantara elo pada ada yang bilang :
- Karena dia baik sama gue!
- Karena dia cantik!
- Karena dia lucu!
bla bla bla dan sebagainya

Menurut gue, kenapa elo bisa jatuh cinta sama seseorang itu adalah tidak lain karena elo BERINVESTASI. I talk about falling in love here. Jadi, semakin banyak elo memberi kepada orang tersebut, elo akan semakin sayang sama dia. Kalo elu baca postingan gw tentang "BH", ada gw sebutin ketika elu putus, gw menyarankan agar elu cut komunikasi sama mantan. Elu cut INVESTASI lu ke mantan.

Gak percaya? Coba bayangin ada seorang pemuda bernama A dan seorang pemuda bernama B. Kedua pemuda ini masing-masing mempunyai sebuah mobil dengan tipe yang sama dan tahun yang sama. Perbedaannya adalah pemuda A jarang mengurus mobilnya, sedangkan pemuda B sering membawa mobilnya ke salon bahkan melakukan sedikit modifikasi pada mobilnya dengan uang tabungannya yang dikumpulkan dengan susah payah.

Suatu saat, kedua pemuda ini sama-sama menabrak sebuah pohon! Katakanlah kerusakan yang diterima sama parahnya sampe ancur lah rongsokan mobilnya dijual ke bengkel cuma laku cepeceng tapi anehnya mereka sama-sama selamat. Pertanyaan gue untuk pembaca :

"Dari kedua pemuda tadi, mana orang yang lebih berasa KEHILANGAN?"

Saya yakin anda peristiwa simpel ini akan membuka sedikit pikiran anda meskipun saya yakin ada beberapa pria atau wanita pintar yang sudah mengerti konsep investasi ini.

Sekarang gue mau tanya sama pembaca lagi
"Kenapa loe bisa suka sama gebetan atau pasangan loe yang sekarang?"
 Gwe yakin ada banyak jawaban. Tapi dari inti jawaban itu gw yakin kebanyakan adalah karena "elo MIKIRIN dia". Elo INVESTASI tenaga lo buat mikirin dia. Elo mikir "wah dia sifatnya baik nih, cocok sama gue bla bla bla asik diajak ngobrol kayaknya kita cocok nih" dan elo mikirin itu berulang kali dan akhirnya elo berinvestasi terus menerus.

Sekarang gue tanya lagi ke pembaca, pernah gak sih elo liad cowo kasi kado, anter jemput, bla bla bla. Tapi ternyata cewenya ga suka? Owww saya yakin dan percaya pasti ADA! Ini dia kenapa perbuatan baik bla bla bla BUKAN merupakan proses jatuh cinta.

Ini dia penjelasan kenapa "Kalo elo mencintai seseorang, elo pasti akan otomatis jatuh cinta juga!"
Ini dia penjelasan kenapa "Cinta itu perbuatan"
Ini dia penjelasan kenapa "Cinta itu keputusan"

Dan ini jugalah penyebab elo harus rajin berkomunikasi dan kencan dalam tahap pacaran. Kenapa? Karena elo dan pacar lo sama-sama INVESTASI untuk meluangkan waktu berkomunikasi dan berkencan. Guys, dalam pacaran itu KEDUA belah pihak harus sama-sama berinvestasi untuk menjaga yang namanya feeling dan gw sarankan investasi yang dilakukan harus seimbang. Ketika elo terlalu banyak berinvestasi pada pasangan elo, maka pasangan elo ga dapet kesempatan untuk berinvestasi sama elo. Contoh simple : Cowo, jangan sering-sering bayarin makan full cewenya. Cukup bayarin 60%-70% atau lebih bagus lagi kalo 50%-50%. Gue pribadi jadi sangat menghargai seorang pacar yang mau ngebayar makanannya sendiri setelah mengerti mengenai konsep ini.

Selain itu gw juga mulai mengerti kenapa di alkitab (maaf kalo SARA), khususnya alkitab luar negeri kenapa kalo kata kasih itu yang dalam bahasa Inggris disebut "love" merupakan kata kerja kalo di alkitab versi inggris. Benar sekali kawan, love di alkitab bahasa Inggris bukanlah kata benda yang berarti cinta/kasih, tapi artinya adalah mencintai/mengasihi.

Ini jugalah yang membuat gw tidak menyarankan elo menjadi malaikat pada saat PDKT kecuali emang udah natur elo dari sananya udah malaikat. Biasanya kesalahan ini sering dilakukan oleh para cowo-cowo. Tidak terkecuali gue.

Disisi lain kalo elo menjadi malaikat pada saat PDKT, perbuatan baik elo dianggap biasa oleh gebetan elo. Hal ini juga berlaku ketika elo pacaran. Elo rajin berbuat baik dia setiap saat, sampe satu titik dimana elo agak berkurang frequensi berbuat baiknya, dia akan berkata "Kok elu mulai berubah? Elu uda gak se care n sebaik dolo padahal itu kan KEWAJIBAN elo".

Gw kasi 1 tips buat para pembaca : Kalo pasangan uda bilang "Itu kan KEWAJIBAN elo!"
Itu artinya dia udah gak bersyukur atas perbuatan elo. Istilahnya udah Take things for granted. Ini bahaya!
Cewe, jangan take things for granted! Bukan KEWAJIBAN pacar elo untuk anter jemput! Dia itu pacar kamu, bukan sopir! So, bukan kewajiban dia untuk anter jemput lu! Always say "thanks" kalo udah dianter.

1 TIPS lagi untuk anda para pembaca! Wuih bagi-bagi tips terossss gue. Bisa take things for granted nih pembaca gw tapi gapapa. Demi kalian saya rela hahaha lebay. Oke, langsung aja tipsnya :

"Kasih apa yang pasangan butuhkan, bukan yang pasangan mau"

Sekilas terdengar mirip namun berbeda. Gue kasih satu contoh :
- Pasangan elo minta dijemput disiang hari
Ini namanya MAU dijemput, bukan butuh dijemput. Karena dia bisa pulang sendiri naek bajaj, taksi, atau yang lainnya.
- Pasangan elo minta dijemput jem 12 malem pas uda gelap gulita dimana angkot-angkot udah gak ada
Ini namanya BUTUH dijemput, karena bukan maunya dia minta elo jemput. Dia gak bisa pulang sendiri kawan!

Tentu saja elo boleh aja mengabulkan kemauan pasangan elo dengan catatan tidak sering-sering yah =). Sebagai pasangan juga harus mengerti akan hal ini. Baik cewe maupun cowo. Karena gw cowo ya gw pakenya kebetulan dan kesengajaan contoh untuk cowo =P

Oke kira-kira segitu aja sharing dari gw untuk kali ini. Jika anda merasa tulisan ini tidak cocok dengan pemikiran anda, saya tidak memaksa anda untuk mengikuti jalan pikiran saya juga pastinya. Semua orang punya pemikirannya masing-masing kawan =)

Renungan hari ini, sudahkah anda berinvestasi pada pasangan anda? =D

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Free Web Submission

Designed by Hipertextos